Menua dengan bahagia adalah dambaan setiap orang, baik bagi yang masih muda maupun yang sudah bersiap menjalani masa tuanya. Menua tanpa pusing lagi memikirkan penghasilan setelah pensiun, dana kesehatan, dana pendidikan untuk anak cucu, dll. Hanya tinggal menjalani hari-hari dimana seharusnya kita semua menikmati apa yang sudah kita lakukan selama ini di usia produktif. Kemudian terlintas dipikiran saya, kira-kira apa saja yang harus saya lakukan?? dan munculah satu cara untuk mewujudkan bahagia di hari tua yaitu dengan membuat persiapan yang matang.
untuk mendukung pemikiran ini, saya melakukan survey dengan meng-'innerview' beberapa rekan dan keluarga yang saya temui pada tgl 17 - 19 Februari 2017, pertanyaan yang saya ajukan adalah
untuk mendukung pemikiran ini, saya melakukan survey dengan meng-'innerview' beberapa rekan dan keluarga yang saya temui pada tgl 17 - 19 Februari 2017, pertanyaan yang saya ajukan adalah
Ade Sumarna (55) Karyawan BUMN Bogor
Mengikuti asuransi, menyiapkan tabungan
Membeli tanah di kampung dan menjadi petani
Mengikuti beberapa asuransi, menyiapkan tabungan
Aktif di kegiatan sosial, wisata kemana-mana
Edwin Hermawan (35) Sales DCT Bandung
Mengikuti asuransi
Travelling, keliling dunia.
Nia Kurniasih (26) Ibu Rumah Tangga Garut
Menyiapkan tabungan
Membuka usaha kue
Mufti Ramdlani (26) PM Perusahaan Telekomunikasi Jakarta
Mengikuti asuransi
Membuka bisnis kuliner, tour ke eropa
Epih Siti Sopiah (25) Admin Perusahaan Roti Bandung
Menyiapkan tabungan
Membuka usaha konveksi pakaian
Anneu Suryani (25) Entrepeteur Perusahaan Jepang Jakarta
Mengikuti beberapa asuransi, menyiapkan tabungan
Menjadi petani
Nia Kurniawati (25) Guru SMA Bandung
Menyiapkan tabungan
Membeli toko dan berjualan
Setelah mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan, kini saatnya kita harus selektif dalam memilih tempat untuk menabung dan mengikuti asuransi. Pilihlah lembaga yang benar-benar bisa dipercaya dan Anda bisa memantau perkembangan uang Anda. Salah satu lembaga yang saya rekomendasikan adalah BPJS Ketenagakerjaan. Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa harus BPJS Ketenagakerjaan??
Ada 5 poin penting yang perlu Anda ketahui :
1. BPJS Ketenagakerjaan merupakan satu-satunya BUMN yang menangani masalah proteksi dan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
2. BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program unggulan yang akan memproteksi kita dari berbagai macam resiko sosial.
3. BPJS Ketenagakerjaan memiliki aplikasi yang mudah digunakan untuk memonitor saldo iuran yang kita setorkan.
4. BPJS Ketenagakerjaan mengelola dana peserta dengan sangat baik.
5. BPJS Ketenagakerjaan memiliki pegawai yang ramah tamah dan siap memberikan pelayan prima pada peserta.( my honest opinion, setelah beberapa kali perusahaan dimana tempat saya bekerja dahulu, menjalin kerja sama dengan perusahaan BPJS Ketenagakerjaan di bidang Soft Skill Leadership)
Ada 5 poin penting yang perlu Anda ketahui :
1. BPJS Ketenagakerjaan merupakan satu-satunya BUMN yang menangani masalah proteksi dan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
2. BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program unggulan yang akan memproteksi kita dari berbagai macam resiko sosial.
3. BPJS Ketenagakerjaan memiliki aplikasi yang mudah digunakan untuk memonitor saldo iuran yang kita setorkan.
4. BPJS Ketenagakerjaan mengelola dana peserta dengan sangat baik.
5. BPJS Ketenagakerjaan memiliki pegawai yang ramah tamah dan siap memberikan pelayan prima pada peserta.
| Intetermediate Leadership Development Program - BPJS Ketenagakerjaan |
dan berikut 2 program andalan BPJS Ketenagakerjaan dalam persiapan bahagia di hari tua
Perlindungan terhadap resiko hari tua dan persiapan untuk menghadapi masa pensiun dalam bentuk tabungan yang dicairkan secara sekaligus berupa akumulasi iuran ditambah dengan hasil pengembangannya.
Berapakah iuran yang harus dibayar peserta?
Peserta Formal (Penerima Upah)
5,7% dari upah ⇉ 3,7% ditanggung perusahaan
2% ditanggung pekerja
Contoh :
Peserta mendapatkan upah Rp 5.000.000/bulan
Rp 285.000 ⇉ Rp 185.000 ditanggung perusahaan
Rp 100.000 ditanggung pekerja
Jaminan Pensiun
Perlindungan atas hilangnya penghasilan saat mencapai usia pensiun berupa manfaat pensiun hari tua, pensiun janda/duda, pensiun cacat, pensiun anak dan pensiun orang tua yang dapat diterima secara berkala setiap bulannya.
Berapakah iuran yang harus dibayar peserta?
Peserta Formal (Penerima Upah)
3% dari upah ⇉ 2% ditanggung perusahaan
1% ditanggung pekerja
Contoh :
Peserta mendapatkan upah Rp 5.000.000/bulan
Rp 150.000 ⇉ Rp 100.000 ditanggung perusahaan
Rp 50.000 ditanggung pekerja
Setelah membaca literatur dan mencari data kesana kemari, akhirnya saya sendiripun tertarik dengan program unggulan yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan dan insyaalloh awal bulan depan saya mendaftarkan diri sebagai peserta JHT.😁
Selanjutnya berapa iuran yang harus saya setorkan?? karna sekarang saya sedang fokus menekuni bisnis online, maka saya dapat dikategorikan sebagai pekerja nonformal atau BPU (Bukan Penerima Upah), jadi perhitungannya :![]() |
| Cara Daftar dan Bayar |
🔺Didasarkan pada nominal tertentu yang ditetapkan dalam daftar sesuai lampiran I PP
🔺Daftar iuran dipilih oleh peserta sesuai penghasilan
![]() |
| Tabel Dasar Iuran, Upah dan Manfaat |
Kenapa pada akhirnya saya jadi antusias untuk mengikuti program JHT dari BPJS Ketenagakerjaan?? karena saya menyadari bahwa saya tidak akan hidup selamanya dan andai kata saya dipanggil 'lebih cepat' oleh yang Maha Kuasa, saya tidak begitu merepotkan keluarga saya, karna telah memiliki tabungan berupa asuransi yang bisa saya 'wariskan' untuk keluarga. Dan andai kata saya memang ditakdirkan hidup 'lebih lama', maka 30 tahun lagi saya 'baru' bisa menikmati apa yang saya tanam selama ini.
"a GOAL without a PLAN is just a WISH"
Bahagia di hari tua yang saya inginkan sendiri adalah menua dengan memberikan banyak manfaat bagi orang lain, memiliki panti asuhan yatim piatu dan keliling dunia bersama pasangan.
"Mimpi kita, harus kita sendiri yang bela"
Pertanyaan terakhir, "Sudah siapkah Anda menua dengan bahagia bersama BPJS Ketenagakerjaan?"
![]() |
| KENALI produknya, RASAKAN manfaatnya |
P.S : tulisan di blog ini saya dedikasikan untuk Ayahanda tercinta Bapak Ade Sumarna yang setahun lagi akan memasuki masa pensiun. Terima kasih pak sudah berusaha untuk membuat kami sekeluarga bahagia, semoga bapak juga menua dengan bahagia.
Sumber gambar : freepik dan diedit oleh nuri nurbaniyah













0 komentar:
Posting Komentar
Thank you for visiting this blog..
Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini, ditunggu kritik, saran dan masukannya di kolom komentar dibawah ini ya, agar saya bisa terus improve kedepannya..^^